Demam dan Sakit Kepala Setelah Vaksinasi? Konsumsi Alphamol!

Anda mengalami demam pasca vaksinasi Covid-19? Untuk meredakannya Anda bisa mengonsumsi Alphamol.

Ini adalah obat berbentuk kaplet produksi Molex Ayus yang rupanya tidak hanya ditujukan untuk mengatasi demam, tetapi juga berbagai gangguan lain pada tubuh seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri sendi.

Alphamol kaplet adalah obat untuk meringankan nyeri ringan hingga sedang dan menurunkan demam.

Kandungan obat

Diketahui obat pereda demam ini mengandung Paracetamol sebanyak 600 mg. Paracetamol merupakan salah satu antipiretik dan analgetik yang banyak digunakan seluruh dunia. Antipiretik atau analgesik ini biasa digunakan untuk mengatasi nyeri ringan dan sedang seperti sakit kepala, mialgia dan nyeri postpartum.

Paracetamol yang juga bernama asetaminofen dijadikan pilihan untuk pasien yang tidak dapat diobati dengan obat anti-inflamasi non steroid seperti penderita asma bronkial, penyakit ulkus peptikum, hemofilia, alergi salisilat, perempuan hamil atau menyusui.

Cara kerja paracetamol yang diketahui adalah menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX),enzim berperanyang  pada pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa penyebab nyeri. 

Penghambatan ini akan membuat  jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respons tubuh terhadap nyeri berkurang. 

Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak.

Dosis pemberian

Alphamol mempunyai dosis pemberian tergantung pada kelompok yang diberikan. Pada anak-anak terutama pada usia 7-12 tahun dosisnya adalah 1/2-1 kaplet 3-4 kali sehari.

Sedangkan untuk orang dewasa dosisnya adalah 1-2 kaplet 3-4 kali sehari, dengan maksimal konsumsi 8 kali sehari.

Bagaimana Cara Mengonsumsinya?

Anda dapat mengonsumsi obat ini dengan atau tanpa makanan, dan ini tentu saja membuat Anda fleksibel mengonsumsi saat tiba-tiba terserang demam atau sakit kepala.

Meski begitu, supaya Anda tidak mengalami efek tidak menyenangkan pada pertanyaan, hendaknya konsumsi setelah makan.

Siapa yang tidak boleh mengonsumsi obat ini?

Yang tidak boleh mengonsumsi adalah mereka yang hipersensitif atau alergi terhadap kandungan parasetamol dalam obat.

Adakah efek sampingnya?

Tentu saja ada. Efek samping obat demam dan pereda nyeri ini adalah mual, muntah, dan diare, sedangkan penggunaan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.

Hal yang perlu Anda perhatikan

Ketika Anda ingin mengonsumsi obat demam dan pereda nyeri tentunya ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya tidak terjadi efek yang tidak diharapkan.

Hentikan konsumsi obat ketika Anda mengalami pusing, mengantuk, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan segera konsultasikan dengan dokter.

Apabila Anda lupa mengonsumsi obat Parasetamol ini, segera konsumsi jika waktunya belum lama terlewati.

Namun jika sudah lama dan mendekati penggunaan berikutnya, konsumsilah dengan dosis yang sudah ditentukan, dan jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewati.

Agar tidak terlewatkan pastikan buat catatan atau nyalakan pengingat untuk supaya Anda tidak terlewat kembali konsumsi obat.

Jangan menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba karena dapat memberikan efek yang tidak menyenangkan bagi tubuh. 

Karena itu, Anda harus menghabiskan obat sesuai dengan dosis dan jumlah yang sudah ditentukan. Jika Anda ingin menghentikan karena badan sudah merasa baik, konsultasikan dahulu dengan dokter.

Bagaimanakah cara menyimpannya?

Simpanlah obat di tempat tertutup, jauhkan dari terpaan sinar matahari dan anak-anak.

Apa yang harus dilakukan jika obat sudah kadaluarsa?

Jika sudah kadaluarsa, buanglah obat ke tempat sampah khusus untuk menghindari penyalahgunaan obat. Jangan membuang sembarangan seperti ke saluran air dan toilet karena dapat mencemari lingkungan.

Berapa harganya?

Alphamol merupakan obat bebas tanpa resep dokter yang dijual di apotik offline atau offline di kisaran harga Rp 3.150.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *